|


 

Al-Kasani (w. 587 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' sebagai berikut :

ولو كان معه رجل وامرأة، أو رجل وخنثى، أقام الرجل عن يمينه والمرأة أو الخنثى خلفه

“ Apabila seorang imam berjamaah dengan seorang laki-laki dan seorang perempuan atau seorang lai-laki dan seorang yang berkelamin ganda maka makmum laki-laki bediri di kiri imam sedangkan makmum perempuan atau orang yang berkelamin ganda berdiri di belakang makmum laki-laki.”.

Al-Kasani, Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' , jilid 1 hal. 159 | Nimah

Abul Ma'ali (w. 616 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Muhith Al-Burhani sebagai berikut :

وإن كان معه رجل وامرأة أقام الرجل عن يمينه والمرأة خلفه

jika bersamanya (imam) ada seorang laki-laki dan seorang perempuan, maka laki-laki itu berdiri dikanannya dan perempuan dibelakangnya.

Abul Ma'ali, Al-Muhith Al-Burhani, jilid 1 hal. 423 | Taslima

Ibnu Nujaim (w. 970 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Bahru Ar-Raiq Syarah Kanzu Ad-Daqaiq sebagai berikut :

فلو كان معه رجل وامرأة فإنه يقيم الرجل عن يمينه والمرأة خلفهما

“ apabila bersama imam ada setu makmum laki-laki dan satu perempuan, maka makmum laki-laki berdiri di kanan imam sedangkan makmum perempuan di belakang mereka”.

Ibnu Nujaim, Al-Bahru Ar-Raiq Syarah Kanzu Ad-Daqaiq, jilid 1 hal. 374 | Nimah

Ibnu Rusyd Al-Hafid (w. 595 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid sebagai berikut :

صلى الرجل إلى جانب االإمام والمرأة خلفه

seorang lelaki shalat disamping imam, dan seorang perempuan shalat dibelakangnya.

Ibnu Rusyd Al-Hafid, Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid, jilid 1 hal. 126 | Taslima

Al-Khatib Asy-Syirbini (w. 977 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Mughni Al-Muhtaj sebagai berikut :

فَإِنْ حَضَرَ مَعَهُ ذَكَرٌ وَامْرَأَةٌ وَقَفَ الذَّكَرُ عَنْ يَمِينِهِ وَالْمَرْأَةُ خَلْفَ الذَّكَرِ

“Apabila hadir bersama imam, satu orang laki-laki dan satu orang perempuan, maka laki-laki berdiri di sebelah kanan imam dan perempuan berdiri di belakang laki-laki tersebut”..

Al-Khatib Asy-Syirbini, Mughni Al-Muhtaj , jilid 1 hal. 246 | Neng

Baca Lainnya :