|


 

Ibnu Hazm (w. 456 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Adzh-Dzhahiriyah menuliskan dalam kitabnya Al-Muhalla bil Atsar sebagai berikut :

فوجب بما ذكرنا أن المحارب: هو المكابر المخيف لأهل الطريق، المفسد في سبيل الأرض - سواء بسلاح، أو بلا سلاح أصلا - سواء ليلا، أو نهارا ... عليه وعليهم - كثروا أو قلوا - حكم المحاربين المنصوص في الآية

Maka sesuai dengan dalil yang kita sebutkan, bahwa muharib itu adalah orang yang memaksa dan menakuti orang yang melewati jalan, yang membuat kerusakan di muka bumi, baik memakai senjata ataupun tidak sama sekali, malam atau siang ... maka berlaku baginya, --baik jumlahnya banyak ataupun sedikit-- hukum muharib sebagaimana yang tertulis dalam ayat al-Quran..

Ibnu Hazm, Al-Muhalla bil Atsar, jilid 12 hal. 283 | Wahab

Baca Lainnya :