|


 

Ibnu Hazm (w. 456 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Adzh-Dzhahiriyah menuliskan dalam kitabnya Al-Muhalla bil Atsar sebagai berikut :

أن الواجب أن يخير الإمام صلبه إن صلبه حيا، ثم يدعه حتى ييبس ويجف كله

Yang wajib (dalam pelaksanaan had kepada muharib) yaitu dengan memberikan pilihan bagi imam untuk menyalibnya. Jika disalib dalam keadaan hidup, maka kemudian dibiarkan sampai kering seluruh badannya..

Ibnu Hazm, Al-Muhalla bil Atsar, jilid 12 hal. 297 | Wahab

Baca Lainnya :