|


 

An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Minhajut Thalibin Wa Umdatul Muftiin sebagai berikut :

وحد الحر أربعون ورقيق عشرون....... ولو رأى الإمام بلوغه ثمانين جاز في الأصح والزيادة تعزيرات وقيل: حد

Hudud peminum yang merdeka ( bukan budak ) 40 kali pukulan, sedangkan budak 20 kali. Jika Qadli brijtihad perlu adanya tambahan jumlah pukulan, ia boleh menambah jumlah hudud menjadi 80 kali pukulan menurut pendapat yang lebih shohih. Namun pukulan yang di atas 40 statusnya adalah takzir. Ada juga pendapat yang mengatakan pukulan tambahan juga termasuk hudud. .

An-Nawawi, Minhajut Thalibin Wa Umdatul Muftiin, jilid 1 hal. 303 | Wahyudi

Baca Lainnya :