|


 

Al-Hashkafi (w. 1088 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Ad-Durr Al-Mukhtar Syarh Tanwirul Abshor sebagai berikut :

وآخره قبيل غروب يوم الثالث.

Akhir waktu penyembelihan qurban adalah menjelang terbenamnya matahari hari ketiga .

Al-Hashkafi, Ad-Durr Al-Mukhtar Syarh Tanwirul Abshor, jilid 1 hal. 646 | Anam

Yang dimaksud hari ketiga disini adalah hari 12 Dzulhijah karena menghitung waktu penyembelihan disini adalah dari hari 10 Dzulhijjah Al-Imam Malik (w. 179 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Mudawwanah Al-Kubra sebagai berikut :

gjdfcjyf

kghvu.

Al-Imam Malik, Al-Mudawwanah Al-Kubra, jilid 1 hal. 56 | Anam

Al-Mawardi (w. 450 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Al-Hawi Al-Kabir sebagai berikut :

أنها أربعة أيام من يوم النحر إلى آخر أيام التشريق الثلاثة حتى تغيب شمسه

Waktu berqurban adalah empat hari yang dimulai dari hari pertama sampai akhir dari tiga hari tasyriq saat matahari terbenam..

Al-Mawardi, Al-Hawi Al-Kabir, jilid 15 hal. 124 | Ali I

An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Raudhatu Ath-Thalibin sebagai berikut :

ويخرج وقت التضحية بغروب الشمس في اليوم الثالث من أيام التشريق

Waktu penyembelihan qurban habis ketika matahari tenggelam di hari ketiga hari Tasyriq. .

An-Nawawi, Raudhatu Ath-Thalibin, jilid 3 hal. 200 | Wahyudi

Note: Hari tasyriq adalah tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Maka hari ketiga hari Tasyriq adalah tanggal 13 Dzulhijjah. Al-Khiraqi (w. 334 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Mukhtshar Al-Khiraqi sebagai berikut :

وإذا مضى من نهار يوم الأضحى بقدر صلاة الإمام العيد وخطبته فقد حل الذبح إلى آخر يومين من أيام التشريق نهارا

Dan apabila sudah masuk pagi hari Idul Adha dengan kadar shalat 'Ied dan khutbahnya imam, maka sudah diperbolehkan untuk menyembelih (qurban) sampai akhir hari kedua dari hari-hari Tasyriq pada siang hari..

Al-Khiraqi, Mukhtshar Al-Khiraqi, jilid 1 hal. 147 | Ali

Ibnu Qudamah (w. 620 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Al-Mughni sebagai berikut :

ولنا، أن النبي - صلى الله عليه وسلم - نهى عن ادخار لحوم الأضاحي فوق ثلاث ولا يجوز الذبح في وقت لا يجوز ادخار الأضحية إليه، ولأن اليوم الرابع لا يجب الرمي فيه، فلم تجز التضحية فيه

Dan pendapat kita bahwa Nabi SAW melarang untuk menyimpan daging qurban lebih dari tiga hari maka tidak boleh menyembelih di hari yang dilarang menyimpan daging qurban. dan juga karena di hari yang keempat tidak diwajibkan melempar jumrah di hari itu maka tidak boleh menyembelih pada hari itu..

Ibnu Qudamah, Al-Mughni, jilid 9 hal. 453 | Ali

Baca Lainnya :