Qurban Untuk Mayit

Sat 12 September 2015 20:40 | 13
Khaerul Anam

 

Al-Kasani (w. 587 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' sebagai berikut :

وذكر في الأصل إذا اشترك سبعة في بدنة فمات أحدهم قبل الذبح فرضي ورثته أن يذبح عن الميت جاز استحسانا والقياس أن لا يجوز

Telah disebutkan dalam kitab al-Ashl (al-Mabsuth karya Muhammad Hasan Asy Syaibani), jika ada 7 orang membeli unta kemudian salah satunya meninggal sebelum penyembelihan dan ahli warisnya berkenan berkurban atas nama si mayit tersebut maka hal tersebut dibolehkan dengan memakai kaidah istihsan walaupun secara qiyas tidak boleh .

Al-Kasani, Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' , jilid 10 hal. 283 | Anam

Ibnu Abdin (w. 1252 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Radd Al-Muhtar ala Ad-Dur Al-Mukhtar sebagai berikut :

من ضحى عن الميت يصنع كما يصنع في أضحية نفسه من التصدق والأكل والأجر للميت والملك للذابح

Barangsiapa yang berqurban untuk mayit maka (hukumnya boleh) seperti dia berqurban sendiri, sedekah dan makan, lalu pahala untuk mayit, padahal semuanya dari penyembelih..

Ibnu Abdin, Radd Al-Muhtar ala Ad-Dur Al-Mukhtar, jilid 6 hal. 326 | Anam

Ibnu Juzai Al-Kalbi (w. 741 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Qawanin Al-Fiqhiyah sebagai berikut :

من مَاتَ قبل ذبح أضحيته ورثت عَنهُ وَاسْتحبَّ ابْن الْقَاسِم أَن تذبح عَنهُ وَلم يره أَشهب

Seseorang yang meninggal sebelum menyembelih hewan qurbannya, maka hewan tersebut menjadi harta yang diwariskan. Namun Ibnu Al-Qosim menganjurkan agar orang yang meninggal tersebut disembelihkan qurban untuknya walaupun Asyhab tidak berpendapat demikian..

Ibnu Juzai Al-Kalbi, Al-Qawanin Al-Fiqhiyah, jilid 1 hal. 127 | Wahab

Muhammad bin Abdullah al-Khurasyi (w. 1101 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Syarh Mukhtashar Khalil sebagai berikut :

يكره للشخص أن يضحي عن الميت خوف الرياء والمباهاة ولعدم الوارد في ذلك، وهذا إذا لم يعدها الميت وإلا فللوارث إنفاذها

Makruh hukumnya berqurban untuk mayit karena ditakutkan ria atau pamer dan karena tidak ada dalilnya. Ini jika tidak disiapkan/disediakan (hewan) oleh mayit (sebelum meninggal), tapi kalau disiapkan maka bagi ahli warisnya silahkan melaksanakan..

Muhammad bin Abdullah al-Khurasyi, Syarh Mukhtashar Khalil, jilid 3 hal. 42 | Anam

An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Raudhatu Ath-Thalibin sebagai berikut :

وهذا القياس يقتضي جواز التضحية عن الميت؛ لأنها ضرب من الصدقة. وقد أطلق أبو الحسن العبادي جواز التضحية عن الغير، وروى فيه حديثا. لكن في التهذيب أنه لا تجوز التضحية عن الغير بغير إذنه، وكذلك [عن] الميت، إلا أن يكون أوصى به

Qiyas ini membolehkan qurban untuk mayit karena merupakan bagian dari sedekah juga. Abu Al-Hasan Al-Abadi membolehkan qurban untuk orang lain dan beliau meriwayatkan hadits untuk itu. Namun di dalam kitab At-Tahzib disebutkan bahwa tidak dibenarkan qurban untuk orang lain kecuali dengan seizinnya. Demikian juga qurban untuk mayit kecuali bila semasa hidupnya pernah berwasiat.

An-Nawawi, Raudhatu Ath-Thalibin, jilid 6 hal. 202 | Anam

Ibnu Taimiyah (w. 728 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Majmu' Fatawa sebagai berikut :

وتجوز الأضحية عن الميت كما يجوز الحج عنه والصدقة عنه ويضحى عنه في البيت ولا يذبح عند القبر أضحية ولا غيرها

Dan boleh hukumnya berqurban untuk mayit, sebagaimana kebolehan berhaji dan bersedekah untuk mayit, dan berqurban untuk mayit itu dilakukan di rumah dan bukan disembelih di sisi kuburannya, baik itu qurban atau yang selainnya..

Ibnu Taimiyah, Majmu' Fatawa, jilid 26 hal. 306 | Ali

Ar-Ruhaibani (w. 1243 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Mathalib Ulin Nuha sebagai berikut :

التضحية عن ميت أفضل منها عن حي؛ لعجزه واحتياجه إلى الثواب، ويعمل بها كأضحية عن حي من أكل وصدقة وهدية

Berqurban untuk mayit lebih utama daripada untuk orang yang masih hidup karena mayit sudah tidak bisa beramal dan sangat butuh pahala. Lalu nanti dagingnya dibagiakan sebagaimana daging qurban biasa; dimakan, disedekahkan dan dihadiahkan.

Ar-Ruhaibani, Mathalib Ulin Nuha, jilid 2 hal. 472 | Ali

Demikian kajian dan tahqiq atas pendapat para ulama yang berbeda-beda. Semoga kita dapat mengambil manfaat dari ilmu mereka.

Wassalam

Baca Lainnya :

Hadyu dan Hewan Qurban Hilang Sebelum Disembelih, Apakah Wajib Mencari Gantinya?
Ahmad Wahyudi | 28 December 2015, 09:47 | draft
Hukum Qurban
Ali Irsyad | 28 November 2015, 20:40 | published
Qurban Untuk Mayit
Khaerul Anam | 12 September 2015, 20:40 | published
Batasan Mampu Berqurban
Hamam Zaky | 12 September 2015, 20:41 | draft
Patungan Sapi Tapi Beda Niat
Saiful Bahri | 12 September 2015, 20:42 | draft
Hukum Qurban Bagi Yang Berhaji
Muhammad Abdulloh Syafaat | 12 September 2015, 20:42 | draft
Waktu Permulaan Diperbolehkannya Berqurban
Muhammad Abdul Wahab | 12 September 2015, 20:43 | draft
Jenis Hewan Yang Utama Untuk Qurban
Ahmad Wahyudi | 14 September 2015, 06:00 | published
Batasan Cacat Bagi Hewan Qurban
Afkar Hasanain | 12 September 2015, 20:58 | draft
Batasan Hewan Yang Makruh Untuk Qurban
Muhammad Alfi Fadli | 12 September 2015, 20:58 | draft
Apakah Orang Yang Benadzar Qurban Boleh Makan Dagingnya
Syafri Muhammad Noor | 12 September 2015, 20:59 | draft
Batas Akhir Penyembelihan Qurban
Ali Shodiqin | 12 September 2015, 23:18 | draft
Hukum Menjual Daging Qurban Bagi Penerimanya
Khaerul Anam | 12 September 2015, 23:19 | draft
Bolehkah Berqurban Dengan Selain Kambing, Sapi Dan Unta?
Muhammad Ajib Asy-Syafi'i, Lc | 26 May 2015, 19:56 | published
Berqurban, Wajib Atau Sunnah?
Muhamad Amrozi | 29 May 2015, 12:17 | published
Hukum Sembelihan Ayam Sampai Putus Leher
Afkar Hasanain | 30 September 2015, 08:59 | draft
Hukum Menyembelih Dengan Tanpa Baca Basmalah
Afkar Hasanain | 30 September 2015, 16:28 | draft
Hukum Memotong Rambut dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berqurban
Mardoni Saputra | 2 October 2015, 09:36 | published
Haruskah Membagi Daging Qurban Untuk Dimakan, Disedekahkan dan Dihadiahkan?
Ali Shodiqin | 2 October 2015, 09:44 | draft
Bolehkah Menghadiahkan Daging Qurban Untuk Non Muslim?
Tajun Nashr, Lc | 2 October 2015, 09:47 | draft
Hukum Menjual Daging Qurban Bagi Penerima Hewan Qurban
Afkar Hasanain | 4 October 2015, 06:57 | draft
Hukum Qurban Bagi Yang Belum Baligh
Ali Irsyad | 4 October 2015, 06:59 | draft