Apakah Tartib Dalam Tayammum Itu Termasuk Rukun?

Fri 11 September 2015 20:05 | 0
Kholisnawati

 

As-Sarakhsi (w. 483 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Mabsuth sebagai berikut :

وقد بينا أن الترتيب والموالاةفي الوضوء مسنون لا يمنع تركه الجواز فكذلك في التيمم

“Dan sudah kami jelaskan bahwasanya tartib dan bersegera dalam wudhu adalah disunnahkan, sehingga meninggalkan tartib dalam tayammum tidak apa-apa sebagaimana dalam wudhu”..

As-Sarakhsi, Al-Mabsuth, jilid 1 hal. 121 | Kholisnawati

Al-Kasani (w. 587 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' sebagai berikut :

وأما ركنه ...ضربتان ضربة للوجه وضربة لليدين إلى المرفقين

“Adapun rukun tayammum adalah dua kali usapan (tangan pada debu) 1. Diusapkan pada wajah 2. Diusapkan pada kedua tangan hingga siku”..

Al-Kasani, Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' , jilid 1 hal. 45 | Kholisnawati

Hasan Asy-Syarbilali (w. 1069 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Nurul Idhah wa Najatul Arwah sebagai berikut :

وسنن التيمم سبعة: 1 - التسمية في أوله. 2 - والترتيب. 3 - والموالاة

“Sunnah-sunnah tayammum ada 7, yaitu: 1. Membaca Basmalah 2. Tartib 3. Muwalat ……”..

Hasan Asy-Syarbilali , Nurul Idhah wa Najatul Arwah, jilid 1 hal. 33 | Nimah

Ibnu Juzai Al-Kalbi (w. 741 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Qawanin Al-Fiqhiyah sebagai berikut :

(وسننه) تَقْدِيم الْوَجْه على الْيَدَيْنِ)

“Dan sunnah tayammum adalah mendahulukan wajah daripada kedua tangan”..

Ibnu Juzai Al-Kalbi, Al-Qawanin Al-Fiqhiyah, jilid 1 hal. 30 | Nimah

Al-Mawaq (w. 897 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya At-Taju wa Al-Iklil sebagai berikut :

من سنن التيمم الترتيب

“Diantara sunnah tayammum adalah tartib”.

Al-Mawaq, At-Taju wa Al-Iklil, jilid 1 hal. 281 | Mega

Muhammad bin Abdullah al-Khurasyi (w. 1101 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Syarh Mukhtashar Khalil sebagai berikut :

وسن ترتيبه وإلى المرفقين وتجديد ضربة ليديه

“Dan disunnahkan dalam tayammum: tartib, mengusap hingga siku, memperbarui tepukan ketika mengusap kedua tangan”.

Muhammad bin Abdullah al-Khurasyi, Syarh Mukhtashar Khalil, jilid 2 hal. 448 | Mega

Zakaria Al-Anshari (w. 926 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Asnal Mathalib Syarah Raudhu Ath-Thalib sebagai berikut :

السابع الترتيب بتقديم مسح الوجه على مسح اليدين كما في الوضوء

Rukun yang ke tujuh adalah tertib dengan mendahulukan menyapu wajah kemudian menyapu kedua tangan sebagaimana dalam wudhu.

Zakaria Al-Anshari, Asnal Mathalib Syarah Raudhu Ath-Thalib, jilid 1 hal. 86 | Rahmi

Ibnu Hajar Al-Haitami (w. 974 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Al-Minhaj Al-Qawim sebagai berikut :

فروض التيمم خمسة :الخامس: الترتيب بين المسحين.

“FardhuTayamum ada lima: yang kelima adalahTartib (berkesinambungan) antara dua usapan”.

Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Minhaj Al-Qawim , jilid 1 hal. 63 | Neng

Ar-Ramli (w. 1004 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Nihayatul Muhtaj sebagai berikut :

وَأَشَارَإلَى الرُّكْنِ الْخَامِسِ وَهُوَالتَّرْتِيب

“beliau (Imam Ar-Romli) mengisyaratkanrukunke-lima adalahtartib”.

Ar-Ramli, Nihayatul Muhtaj, jilid 1 hal. 300 | Neng

Ibnu Taimiyah (w. 728 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Majmu' Fatawa sebagai berikut :

الترتيب في الوضوء وغيره من العبادات والعقود: النزاع فيه مشهور. فمذهب الشافعي وأحمد: يجب

tertib ada didalam wudhu dan ibadah serta akad lain: pertentangan dalam masalah ini amat masyhur. menurut madzhab Syafii dan Ahmad: wajib..

Ibnu Taimiyah, Majmu' Fatawa, jilid 21 hal. 407 | Taslima

Ibnu Muflih (w. 763 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Al-Furu' sebagai berikut :

والتسمية كالوضوء "و" وعنه سنة، وكذا الترتيب والموالاة

Membaca basmalah dalam tayammum sama hukumnya dengan membaca basmalah dalam wudhu yaitu sunnah, begitu juga dengan hukum tertib dan muwalat..

Ibnu Muflih, Al-Furu', jilid 1 hal. 299 | Rahmi

Ibnu Hazm (w. 456 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Adzh-Dzhahiriyah menuliskan dalam kitabnya Al-Muhalla bil Atsar sebagai berikut :

وصفة التيمم للجنابة وللحيض ولكل غسل واجب وللوضوء صفة عمل واحد

tata cara tayamum untuk janabah dan haidh, dan setiap amalan wajib untuk wudhu, caranya sama.

Ibnu Hazm, Al-Muhalla bil Atsar, jilid 1 hal. 368 | Taslima

Baca Lainnya :

Tayammum, Sampai Siku atau Pergelangan Tangan?
Imamuddin Mukhtar | 3 April 2015, 10:09 | published
Pengertian Istilah Shaid Dalam Ayat Tayammum
Kartika Ande | 11 September 2015, 19:57 | published
Mengusap Tangan dalam Tayammum Sampai Siku atau Pergelangan?
Muhammad Aqil Haidar | 17 April 2015, 10:10 | published
Apakah Tayamum Menghilangkan Hadats Atau Sekedar Membolehkan Shalat
Isnaini Mangasiroh | 11 September 2015, 20:00 | published
Waktu Diperbolehkannya Tayammum
Khanif Fatoni Sofyana | 11 September 2015, 20:01 | published
Apakah Tayammum Hanya Untuk Satu Kali Shalat?
Anisah Nurul Sholihah | 11 September 2015, 20:02 | published
Bolehkah Tayammum Shalat Sunnah Dipakai lagi Untuk Shalat Wajib
Mega Cahyati | 11 September 2015, 20:03 | published
Tayammum itu Rukhsah Atau Azimah?
Rahmi Fitriani | 11 September 2015, 20:04 | published
Apakah Tartib Dalam Tayammum Itu Termasuk Rukun?
Kholisnawati | 11 September 2015, 20:05 | published
Apakah Muwalat Termasuk Rukun Dalam Tayammum?
Mardliyatun Nimah | 11 September 2015, 20:07 | published
Batasan Mengusap Tangan Dalam Tayammum
Irma Suri Handayani | 11 September 2015, 20:07 | published
Tayammum Itu Satu Tepukan Atau Dua kali?
Ahda Sabila | 11 September 2015, 20:08 | published
Hukum menunda shalat untuk menunggu adanya air
Neng Ani | 18 September 2015, 17:17 | published
Seberapa jauh radius jarak yang harus ditempuh dalam mencari air ?
Taslima Husin | 18 September 2015, 17:19 | published