Waktu Diperbolehkannya Tayammum

Fri 11 September 2015 20:01 | 0
Khanif Fatoni Sofyana

 

Al-Marghinani (w. 593 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Hidayah Syarah Bidayatu Al-Mubtadi sebagai berikut :

ومن لم يجد ماء وهو مسافر أو خارج المصر بينه وبين المصر نحو ميل أو أكثر يتيمم بالصعيد

Siapa saja yang tidak menemukan air, sedangkan ia dalam keadaan bepergian atau keluar dari tempat tinggalnya sejarak satu mil, ia boleh bertayamum dengan debu.

Al-Marghinani, Al-Hidayah Syarah Bidayatu Al-Mubtadi, jilid 1 hal. 27 | Anis

Al-Marghinani (w. 593 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Hidayah Syarah Bidayatu Al-Mubtadi sebagai berikut :

ولو تيمم قبل الطلب أجزأه

walaupun tayammum sebelum berusaha mencari air maka itu cukup baginya.

Al-Marghinani, Al-Hidayah Syarah Bidayatu Al-Mubtadi, jilid 1 hal. 30 | Ahda

Al-Qadhi Zaadah (w. 1087 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Majma’ Al-Anhur fii Syarhi Multaqa Al-Abhur sebagai berikut :

ويجوزالتيمم قبل دخول الوقت

dan diperbolehkan tayammum sebelum masuk waktu sholat.

Al-Qadhi Zaadah, Majma’ Al-Anhur fii Syarhi Multaqa Al-Abhur , jilid 1 hal. 40 | Ahda

Ibnu Abdil Barr (w. 463 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Kafi fi Fiqhi Ahli Al-Madinah sebagai berikut :

ولا يتيمم أحد لصلاة إلا بعد دخول وقتها وبعد طلب الماء لها

Janganlah salah seorang dari kalian bertayammum untuk melaksanakan shalat kecuali sudah masuk waktunya dan setelah mencari air (untuk wudhu).

Ibnu Abdil Barr, Al-Kafi fi Fiqhi Ahli Al-Madinah, jilid 1 hal. 183 | Sofyana

Al-Qarafi (w. 684 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Adz-Dzakhirah sebagai berikut :

فيكون طلب الماء واجبا حتى يتبين العجز فيتيمم حينئذ

Maka mencari air hukumnya wajib hingga orang tersebut merasa lelah, pada saat itulah ia boleh bertayammum.

Al-Qarafi, Adz-Dzakhirah, jilid 1 hal. 335 | Sofyana

Ibnu Juzai Al-Kalbi (w. 741 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Qawanin Al-Fiqhiyah sebagai berikut :

في شروط جوازه وهي على الجملة شرطان عدم الماء أو تعذر استعماله وأما على التفصيل فهي عدم الماء في السفر والمرض إجماعًا وفي الحضر من غير مرض خلافًا لأبي حنيفة

Syarat diperbolehkannya tayammum secara garis besar ada dua: ketiadaan air atau terhalang untuk menggunakannya.

Ibnu Juzai Al-Kalbi, Al-Qawanin Al-Fiqhiyah, jilid 0 hal. 29 | Anis

An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Raudhatu Ath-Thalibin sebagai berikut :

لا يجوز التيمم لفريضة قبل وقتها، فلو فعل، لم يصح للفرض، ولا للنفل أيضا على المذهب

“Tidak diperbolehkan tayammum untuk shalat fardhu sebelum masuk waktunya, jika itu dilakukan maka shalat fardhu tersebut tidak sah, dan begitu juga ( tidak sah) pada shalat Sunnah menurut madzhab”.

An-Nawawi, Raudhatu Ath-Thalibin, jilid 1 hal. 119 | Isnain

Al-Hishni (w. 829 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Kifayatul Akhyar sebagai berikut :

َأن يكون بعيدا بِحيث لو سعى إِليه خرج الوقت

Diperbolehkan tayammum jika sumber airnya jauh, dan jika berusaha untuk mendapatkannya maka waktu sholatnya akan habis..

Al-Hishni, Kifayatul Akhyar, jilid 1 hal. 54 | Irma

Zakaria Al-Anshari (w. 926 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Asnal Mathalib Syarah Raudhu Ath-Thalib sebagai berikut :

ولا يقال لم يجد إلا بعد الطلب ولأَن التيمم طهارة ضرورة ولا ضرورة مع إمكانها بِالماء ولا قبل الوقت

dan tidaklah berkata belum mendapatkan air kecuali setelah berusaha mencarinya , karena tayammum adalah thoharoh yang darurat dan tidaklah sesuatu itu darurat kecuali dengan hal-hal yang memungkinkan terjadinya darurat (tidak mendapatkan air), dan tidaklah disebut darurat sebelum masuk waktunya..

Zakaria Al-Anshari, Asnal Mathalib Syarah Raudhu Ath-Thalib, jilid 1 hal. 27 | Irma

Al-Khiraqi (w. 334 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Mukhtshar Al-Khiraqi sebagai berikut :

ويتيمم في قصير السفر وطويله إذا دخل وقت الصلاة وطلب الماء

dan bertayamum di saat perjalan dekat maupun jauh jika sudah masuk waktu shalat dan telah mencari air.

Al-Khiraqi, Mukhtshar Al-Khiraqi, jilid 1 hal. 15 | Kartika

Ibnu Hazm (w. 456 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Adzh-Dzhahiriyah menuliskan dalam kitabnya Al-Muhalla bil Atsar sebagai berikut :

والتيمم جائز قبل الوقت وفي الوقت إذا أراد أن يصلي به نافلة أو فرضا كالوضوء ولا فرق

Tayamum diperbolehkan sebelum atau ketika masuk waktu shalat. Baik untuk melaksanakan shalat fardu atau sunnah tidak berbeda dengan wudhu.

Ibnu Hazm, Al-Muhalla bil Atsar, jilid 1 hal. 359 | Kartika

Baca Lainnya :

Tayammum, Sampai Siku atau Pergelangan Tangan?
Imamuddin Mukhtar | 3 April 2015, 10:09 | published
Pengertian Istilah Shaid Dalam Ayat Tayammum
Kartika Ande | 11 September 2015, 19:57 | published
Mengusap Tangan dalam Tayammum Sampai Siku atau Pergelangan?
Muhammad Aqil Haidar | 17 April 2015, 10:10 | published
Apakah Tayamum Menghilangkan Hadats Atau Sekedar Membolehkan Shalat
Isnaini Mangasiroh | 11 September 2015, 20:00 | published
Waktu Diperbolehkannya Tayammum
Khanif Fatoni Sofyana | 11 September 2015, 20:01 | published
Apakah Tayammum Hanya Untuk Satu Kali Shalat?
Anisah Nurul Sholihah | 11 September 2015, 20:02 | published
Bolehkah Tayammum Shalat Sunnah Dipakai lagi Untuk Shalat Wajib
Mega Cahyati | 11 September 2015, 20:03 | published
Tayammum itu Rukhsah Atau Azimah?
Rahmi Fitriani | 11 September 2015, 20:04 | published
Apakah Tartib Dalam Tayammum Itu Termasuk Rukun?
Kholisnawati | 11 September 2015, 20:05 | published
Apakah Muwalat Termasuk Rukun Dalam Tayammum?
Mardliyatun Nimah | 11 September 2015, 20:07 | published
Batasan Mengusap Tangan Dalam Tayammum
Irma Suri Handayani | 11 September 2015, 20:07 | published
Tayammum Itu Satu Tepukan Atau Dua kali?
Ahda Sabila | 11 September 2015, 20:08 | published
Hukum menunda shalat untuk menunggu adanya air
Neng Ani | 18 September 2015, 17:17 | published
Seberapa jauh radius jarak yang harus ditempuh dalam mencari air ?
Taslima Husin | 18 September 2015, 17:19 | published