Bolehkah Mengeraskan Bacaan Shalat bagi Imam Wanita?

Fri 11 September 2015 14:30 | 0
Qathrin Izzah Fithri

Di dalam madzhab Syafi'i seorang wanita boleh menjadi imam bagi jamaah wanita. Lalu ketika menjadi Imam, Apakah dia wajib mengeraskan bacaan shalatnya? Mari kita melihat pendapat para ulama.

 

Ibnu Abdin (w. 1252 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Radd Al-Muhtar ala Ad-Dur Al-Mukhtar sebagai berikut :

ولا تجهر في الجهرية

Tidaklah imam wanita mengeraskan suaranya dalam shalat jahriyah..

Ibnu Abdin, Radd Al-Muhtar ala Ad-Dur Al-Mukhtar, jilid 1 hal. 504 | Isna

Al-Qarafi (w. 684 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Adz-Dzakhirah sebagai berikut :

الشرط الثالث الذكورة قال في الكتاب لا تؤم المرأة قال صاحب الطراز المشهور حمله على العموم في الفرض والنفل للرجال والنساء. وعن مالك الإعادة أبدا

Syarat ketiga untuk menjadi imam adalah laki-laki. Di dalam kitab Al-Mudawwanah, imam malik mengatakan: Tidaklah seorang wanita menjadi imam. Shahib Ath-Tharraz mengatakan: yang masyhur (terkenal dalam madzhab), larangan ini, sifatnya umum, baik dalam shalat wajib, maupun shalat sunnah, bagi jama’ah laki-laki, mupun jama’ah wanita. Dan dari riwayat dari imam Malik menyatakan bahwa shalatnya harus diulang..

Al-Qarafi, Adz-Dzakhirah, jilid 2 hal. 241 | Qathrin

Di dalam mazhab Maliki, wanita tidak boleh menjadi imam bagi laki-laki maupun wanita. Maka, tidak ditemukan nash yang membahas masalah ini, karena menurut mazhab ini wanita tidak boleh menjadi imam bagi jamaah wanita. An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Raudhatu Ath-Thalibin sebagai berikut :

وأما المرأة فقال أكثر أصحابنا إن كانت تصلي خالية أو بحضرة نساء أو رجال محارم جهرت بالقراءة سواء صلت بنسوة أو منفردة وإن صلت بحضرة أجنبي أسرت

Menurut kebanyakan ulama dalam madzhab kami, seorang wanita apabila shalat sendirian, atau sedang bersama para wanita lainnya ataupun bersama laki-laki yang mahram maka baginya memperdengarkan suaranya dalam membaca. namun apabila terdapat laki-laki yang bukan mahram maka baginya untuk memelankan bacaannya..

An-Nawawi, Raudhatu Ath-Thalibin, jilid 3 hal. 390 | Qathrin

Ibnu Hajar Al-Haitami (w. 974 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Al-Minhaj Al-Qawim sebagai berikut :

"و" يسن "الجهر" بالقراءة "لغير المرأة" والخنثى أما هما "بحضرة الأجانب" فيسن لهما عدم الجهر خشية الفتنة، وبحضرة نحو المحارم فيسن لهما الجهر لكن دون جهر الرجل

‘Selain wanita’ dan khuntsa disunnahkan ‘meninggikan bacaan’ sedangkan bagi mereka (wanita dan khuntsa) disunnahkan tidak mengeraskan suaranya jika ada ‘laki-laki yang bukan mahram’ karena khawatir terdapat fitnah, Namun jika yang ada disekitarnya adalah laki-laki mahramnya maka disunnahkan meninggikan bacaan tetapi tidak melibihi tingginya bacaan laki-laki..

Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Minhaj Al-Qawim , jilid 1 hal. 99 | Sarah

Ibnu Taimiyah (w. 728 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Majmu' Fatawa sebagai berikut :

والمرأة إذا صلت بالنساء جهرت بالقراءة وإلا فلا تجهر إذا صلت وحدها.

Apabila seorang wanita shalat berjama’ah dengan wanita lainnya maka baginya memperdengarkan bacaannya kecuali ia shalat sendirian, maka baginya tidak boleh memperdengarkannya..

Ibnu Taimiyah, Majmu' Fatawa, jilid 5 hal. 335 | Sarah

Al-Mardawi (w. 885 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Al-Inshaf fi Ma'rifati Ar-Rajih minal Khilaf sebagai berikut :

لا تجهر المرأة، ولو لم يسمع صوتها أجنبي، بل يحرم

Haram bagi wanita mengeraskan bacaannya meskipun tidak terdengar oleh laki-laki yang bukan mahramnya..

Al-Mardawi, Al-Inshaf fi Ma'rifati Ar-Rajih minal Khilaf, jilid 2 hal. 56 | Qathrin

Setelah membaca pendapat para ulama di atas, bisa disimpulkan bahwa dalam mazhab hanafi tidak boleh mengeraskan bacaan shalat, dan dalam mazhab maliki tidak terdapat nash yang jelas seusai dengan pendapat awal mereka bahwa tidak ada shalat jamaah bagi wanita. Sedangkan dalam mazhab syafi’i disunnahkan mengeraskan bacaan bagi wanita selama tidak terdengar oleh laki-laki yang bukan mahram, dan tingginya suara wanita tidak melebihi suara laki-laki. Dan dalam mazhab hambali terdapat dua riwayat ; pendapat pertama sama seperti mazhab syafi’i dan pendapat kedua adalah haram. Wallahu’alam.

Baca Lainnya :

Hukum Bacaan Ma'mum di Belakang Imam dalam Shalat
Imamuddin Mukhtar | 26 March 2015, 07:07 | published
Hukum membaca Al-Fatihah Atas Imam & Selain Imam
Muhammad Syarif Hidayatullah | 28 September 2015, 05:28 | published
Hukum Shalat Fardhu Berjamaah Buat Laki-laki
Tajun Nashr, Lc | 10 September 2015, 09:28 | draft
Bolehkah Mengeraskan Bacaan Shalat bagi Imam Wanita?
Qathrin Izzah Fithri | 11 September 2015, 14:30 | published
Hukum Shalat Berjama'ah (Bagi Wanita)
Taslima Husin | 1 October 2015, 20:16 | draft
Apakah makmum yg masih kecil sudah menjadikan jamaah sah ?
Neng Ani | 1 October 2015, 20:32 | draft
Hukum Wanita menghadiri jama'ah di masjid
Mega Cahyati | 1 October 2015, 20:41 | draft
Hukum Shalat Berjama'ah dirumah
Kholisnawati | 1 October 2015, 20:49 | draft
Batasan Makmum mendapatkan pahala berjama'ah
Mardliyatun Nimah | 1 October 2015, 20:56 | draft
Batasan Makmum dianggap masbuk
Rahmi Fitriani | 1 October 2015, 21:05 | draft
Bagaimana seharusnya bagi yang sedang qobliyah dan iqomah dikumandangkan
Ahda Sabila | 1 October 2015, 21:51 | draft
Kapan sebaiknya jama'ah mulai berdiri ketika iqamah dikumandangkan?
Isnaini Mangasiroh | 1 October 2015, 22:19 | draft
hukum menjadikan makmum masbuq sebagai imam
Khanif Fatoni Sofyana | 2 October 2015, 06:16 | draft
seorang munfarid mengulangi shalatnya dengan berjamaah
Irma Suri Handayani | 2 October 2015, 06:20 | draft
Bolehkah anak kecil yang belum mumayyiz menjadi imam
Kartika Ande | 2 October 2015, 08:17 | draft
Bagaimana posisi seorang perempuan bermakmum kepada imam laki-laki
Anisah Nurul Sholihah | 2 October 2015, 08:22 | draft
Apakah sah berjamaah dengan Imam yang sebenarnya sudah shalat sebelumnya ?
Mardliyatun Nimah | 5 October 2015, 14:31 | draft
Apakah semua kewajiban makmum sudah ditanggung Imam ?
Rahmi Fitriani | 5 October 2015, 14:34 | draft
Apakah Imam juga memmbaca Amin setelah Al-Fatihah
Neng Ani | 5 October 2015, 14:36 | draft
Apakah wajib bagi makmum untuk membaca takbir intiqal ?
Mega Cahyati | 5 October 2015, 15:24 | draft
Apakah antara tempat imam dan makmum wajib tersambung (terhubung) ?
Taslima Husin | 5 October 2015, 15:31 | draft
Bolehkah seorang makmum melakukan mufaraqah (memutuskan hubungan jamaah dengan imam) ?
Kholisnawati | 9 October 2015, 08:00 | draft
Apakah sah berjamaah dengan imam yang shalatnya tidak sah menurut madzhabnya makmum ?
Ahda Sabila | 5 October 2015, 15:41 | draft
Apakah sah berjamaah dengan imam fasiq ?
Anisah Nurul Sholihah | 5 October 2015, 15:42 | draft
Urutan kriteria yang paling berhak menjadi imam
Irma Suri Handayani | 5 October 2015, 15:46 | draft
Berjamaah dengan imam yang tidak disukai makmum
Isnaini Mangasiroh | 5 October 2015, 16:03 | draft
Haruskah makmum mengulangi shalatnya yang imamnya baru sadar bahwa ia belum berthaharah ?
Kartika Ande | 5 October 2015, 16:05 | draft
Apakah sah bermakmum dengan imam yang beda niat ?
Khanif Fatoni Sofyana | 5 October 2015, 16:06 | draft
hukum shalat sendirian di belakang shaf
Kholisnawati | 14 October 2015, 23:18 | draft
Apakah sah bermakmum dengan imam yang bacaannya salah?
Rahmi Fitriani | 14 October 2015, 23:21 | draft
Bolehkah bermakmum dengan imam yang mengqashar sholatnya?
Mardliyatun Nimah | 14 October 2015, 23:23 | draft
Bolehkah sholat makmum sendiri di kiri imam?
Mega Cahyati | 14 October 2015, 23:25 | draft
Hukum bermakmum dengan imam yang sholatnya sambil duduk
Taslima Husin | 14 October 2015, 23:27 | draft
Hukum bermakmum dengan imam yang buta
Neng Ani | 14 October 2015, 23:28 | draft
Hukum imam membaca mushaf saat shalat
Ahda Sabila | 23 October 2015, 17:15 | draft
Apakah makmum wajib membaca Al-Fatihah
Anisah Nurul Sholihah | 23 October 2015, 17:24 | draft
Apakah sah berimam kepada khuntsa
Kartika Ande | 23 October 2015, 17:43 | draft
apakah sah sholat makmum yang bersuci dengan berwudhu berimam kepada yang bersuci dengan tayammum
Khanif Fatoni Sofyana | 23 October 2015, 17:38 | draft
Hukum meluruskan dan merapatkan shaf
Irma Suri Handayani | 29 October 2015, 15:27 | draft
Batalkah shalat makmum yang gerakannya mendahului imam
Isnaini Mangasiroh | 29 October 2015, 15:31 | draft
Wajibkah seorang imam memerintahkan makmumnya untuk meluruskan shaf ?
Kholisnawati | 29 October 2015, 16:46 | draft
Apakah atas imam wajib niat menjadi imam
Mega Cahyati | 29 October 2015, 16:48 | draft
Sejak kapan niat menjadi makmum itu dilakukan
Neng Ani | 29 October 2015, 16:51 | draft
hukum makmum yang posisinya lebih maju (sedikit atau banyak) dari imam
Mardliyatun Nimah | 29 October 2015, 16:53 | draft
batalkah shalat makmum yang gerakannya terlambat dari imam
Rahmi Fitriani | 29 October 2015, 16:55 | draft
bagaimana posisi makmum satu laki-laki dan satu perempuan
Taslima Husin | 29 October 2015, 16:57 | draft
haruskah posisi imam selalu berada di tengah
Ahda Sabila | 29 October 2015, 16:59 | draft
Hukum shaf perempuan yang sejajar dengan shaf laki-laki
Anisah Nurul Sholihah | 29 October 2015, 17:00 | draft
hukum shaf yang terhalangi dengan tiang masjid
Irma Suri Handayani | 29 October 2015, 17:02 | draft
hukum mengambil upah sebagai imam
Isnaini Mangasiroh | 29 October 2015, 17:06 | draft
hukum istikhlaf dalam shalat jamaah
Kartika Ande | 29 October 2015, 17:08 | draft
Cara imam beristikhlaf
Khanif Fatoni Sofyana | 29 October 2015, 17:10 | draft
Sah kah makmum yang shalat wajib mengikuti imam yang shalat sunnah
Kholisnawati | 30 October 2015, 17:46 | draft
Apakah imam wajib menghadap makmum setelah salam
Mega Cahyati | 30 October 2015, 17:47 | draft
Sah kah shalat imam yang membaca dengan sirr (pelan) pada shalat jahriyah
Neng Ani | 30 October 2015, 17:49 | draft
Haruskah imam sedikit memperlama ruku untuk memberi kesempatan kepada makmum yang baru datang
Mardliyatun Nimah | 30 October 2015, 17:50 | draft
Sah kah shalat makmum yang takbiratul ihramnya bersamaan imam
Rahmi Fitriani | 30 October 2015, 17:52 | draft
Jika makmum belum sempat bershalawat saat tahiyat dan imam sudah salam, haruskah ikut imam
Taslima Husin | 30 October 2015, 17:54 | draft
Membuat Jamaah Gelombang Kedua di Masjid yang Sama
Ahda Sabila | 11 September 2015, 14:01 | draft
Hukum berjamaah dalam semua jenis shalat sunnah
Anisah Nurul Sholihah | 2 December 2015, 11:34 | draft
Hukum tabligh (mengulangi takbir2 imam dengan keras) di belakang imam
Irma Suri Handayani | 2 December 2015, 11:36 | draft
Hukum mengambil alih posisi imam saat imam ratib datang terlambat
Isnaini Mangasiroh | 2 December 2015, 11:37 | draft
Haruskah makmun yang tidak qunut mengikuti qunut imam saat shalat subuh ?
Kartika Ande | 2 December 2015, 12:37 | draft
Haruskah makmum masbuq ikut duduk tawarruq seperti imam atau harus iftirasy?
Khanif Fatoni Sofyana | 2 December 2015, 12:39 | draft