Apakah Wanita Juga Mengalami Mimpi Basah?

Sun 17 May 2015 16:00 | 0
Zuria Ulfi

 

As-Sarakhsi (w. 483 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Al-Mabsuth sebagai berikut :

والمرأة كالرجل في الاحتلام) لحديث «أم سليم حين سألت رسول الله - صلى الله عليه وسلم - عن المرأة ترى في منامها مثل ما يرى الرجل فقال إن كان منها مثل ما يكون من الرجل فلتغتسل» .

Dan perempuan seperti laki laki ketika mimpi basah, berdasarkan hadits Ummu Sulaim ra ketika bertanya kepada rasulullah tentang hukum wanita yang mengalami mimpi basah. Rasulullah saw menjawab: Jika ia mengalami apa yang dialami laki-laki maka ia wajib mandi..

As-Sarakhsi, Al-Mabsuth, jilid 1 hal. 70 | Achad

Al-Kasani (w. 587 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnya Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' sebagai berikut :

والمرأة كالرجل في الاحتلام لما روي عن «أم سليم أنها سألت رسول الله - صلى الله عليه وسلم - عن المرأة ترى في منامها مثل ما يرى الرجل فقال: - صلى الله عليه وسلم - إن كان منها مثل ما يكون من الرجل فلتغتسل

Wanita dalam bermimpi sama seperti laki-laki. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Sulaim, saat bertanya kepada Rasulullah tentang seorang wanita yang melihat dalam mimpinya seperti halnya laki-laki. Maka Rasulullah berkata: jika didapati seperti apa yang terdapat pada laki-laki maka diharuskan bersuci.

Al-Kasani, Badai' Ash-Shanai' fi Tartibi As-Syarai' , jilid 1 hal. 36 | Achad

Al-Mazari (w. 536 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Malikiyah menuliskan dalam kitabnya Syarhu At-Talqin sebagai berikut :

ولو احتلمت ووجدت لذة الإنزال لكن لم يخرج ماؤها إلى فرجها الظاهر لا غسل عليها في ظاهر الرواية

Apabila seorang wanita mengalami mimpi basah dan menikmati dengan syahwat namun tidak sampai keluar mani, maka tidak wajib baginya untuk mandi (janabah).

Al-Mazari, Syarhu At-Talqin, jilid 1 hal. 62 | Fatimah

An-Nawawi (w. 676 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan dalam kitabnya Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab sebagai berikut :

وأما خروج المني فإنه يوجب الغسل على الرجل والمرأة في النوم واليقظة لما روى أبو سعيد الخدري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "الماء من الماء" وروت أم سلمة رضي الله عنها قالت: جاءت أم سليم امرأة أبي طلحة إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقالت يا رسول الله إن الله لا يستحي من الحق هل على المرأة من غسل إذا احتلمت؟ "قال نعم إذا رأت الماء

Keluarnya mani mewajibkan mandi bagi laki-laki dan perempuan baik itu saat tidur ataupun bangun. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Said Al-Khudriy bahwasanya Nabi SAW berkata: “Sesungguhnya air (mandi) itu karena air (mani). Juga dari riwayat Ummu Salamah, ia berkata: Suatu hari Ummu Sulaim, istri Thalhah datang kepada Nabi SAW lalu berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tak pernah “malu” dalam hal kebenaran, apakah wanita diharuskan mandi apabila ia mimpi basah?” Rasulullah shalllallahu ‘alaihi wasallam menjawab; “Ya, (wanita tersebut wajib mandi), jika ia melihat ada air (keluar maninya).

An-Nawawi, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 1 hal. 62 | Sarah

Ibnu Qudamah (w. 620 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Al-Mughni sebagai berikut :

وروت أم سلمة، «أن أم سليم قالت. يا رسول الله، هل على المرأة من غسل إذا هي احتلمت؟ قال: نعم، إذا رأت الماء» متفق عليه، وهذا يدل على أنه لا غسل عليها إلا أن ترى الماء

Diriwayatkan dari Ummu Salamah, bahwa sesungguhnya ummu sulaim berkata: wahai rasulullah apakah atas wanita mandi bila ia bermimpi? Rasulullah Saw berkata: “ya, jika ia melihat ada cairan.” Dan inilah yang menjadi dalil bahwa tidak diwajibkan bagi wanita untuk mandi (janabah) kecuali setelah melihat mani.

Ibnu Qudamah, Al-Mughni, jilid 1 hal. 148 | Azizah

Ibnu Taimiyah (w. 728 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Majmu' Fatawa sebagai berikut :

عن أم سلمة قالت: «جاءت أم سليم امرأة أبي طلحة إلى رسول الله - صلى الله عليه وسلم - فقالت: يا رسول الله، إن الله لا يستحي من الحق، هل على المرأة من غسل إذا هي احتلمت؟ فقال: " نعم إذا رأت الماء» ". متفق عليه، وسواء خرج المني من يقظة أو نوم عن تفكر أو نظر أو مس أو غير ذلك

Diwayatkan dari Ummu Salamah, ia berkata: suatu hari Ummu Sulaim, istri Thalhah datang kepada Nabi SAW lalu berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tak pernah “malu” dalam hal kebenaran, apakah wanita diharuskan mandi apabila ia mimpi basah?” Rasulullah shalllallahu ‘alaihi wasallam menjawab; “Ya, (wanita tersebut wajib mandi), jika ia melihat ada air (keluar maninya). Baik keluarnya mani itu dalam keadaan sadar, tidur, berkhayal, melihat, menyentuh, atau yang lainnya..

Ibnu Taimiyah, Majmu' Fatawa, jilid 1 hal. 351 | Siska

Al-Mardawi (w. 885 H), salah satu ulama di kalangan mazhab Al-Hanabilah menuliskan dalam kitabnya Al-Inshaf fi Ma'rifati Ar-Rajih minal Khilaf sebagai berikut :

قوله (ومني الآدمي طاهر)، هذا المذهب مطلقا.وعليه جماهير الأصحاب ونصروه، سواء كان من احتلام أو جماع، من رجل أو امرأة

(mani Bani Adam adalah suci) inilah pendapat mutlaq dari mazhab ini, -dan pendapat inilah yang dipegang oleh hampir seluruh ulama madzhab ini- baik keluarnya mani itu karena mimpi atau jima’, dari baik itu dialami oleh laki-laki ataupun perempuan..

Al-Mardawi, Al-Inshaf fi Ma'rifati Ar-Rajih minal Khilaf, jilid 1 hal. 40 | Azizah

Baca Lainnya :

Pengertian Air Musta'mal
Faisal Reza Amaradja | 5 October 2015, 04:02 | draft
Hewan Yang Najis Ketika Masih Hidup
Muhamad Amrozi | 31 March 2015, 07:36 | published
Apakah Najis Kencing Bayi Laki-Laki Dan Bagaimana Cara Mensucikannya?
Faisal Reza Amaradja | 5 October 2015, 13:28 | draft
Kulit Bangkai Setelah Disamak. Sucikah?
Muhammad Aqil Haidar | 6 April 2015, 09:47 | published
Bangkai Cicak, Najiskah?
Muhammad Ajib Asy-Syafi'i, Lc | 7 October 2015, 13:57 | draft
Bagaimana Mensucikan tempat bekas khamar?
Faisal Reza Amaradja | 30 October 2015, 21:10 | draft
Bangkai Manusia Apakah Najis
Faisal Reza Amaradja | 6 November 2015, 21:11 | draft
Hukum Menggunakan Air Musta'mal
Imamuddin Mukhtar | 10 October 2015, 09:39 | draft
Air Mani Manusia, Najiskah ?
Muhammad Ajib Asy-Syafi'i, Lc | 30 March 2015, 09:49 | published
Najiskah air kencing, kotoran dan bekas minum binatang?
Muhammad Syarif Hidayatullah | 2 April 2015, 09:50 | published
Kriteria Najis yang Dima'fu
Muhammad Syarif Hidayatullah | 9 October 2015, 11:44 | draft
Apakah Istihalah Mengubah Status Najis Menjadi Suci?
Imamuddin Mukhtar | 9 April 2015, 09:50 | published
Apakah Khamr Itu Najis ?
Faisal Reza Amaradja | 17 October 2015, 09:52 | draft
Hukum Menggunakan Air Musyammas
Muhammad Ajib Asy-Syafi'i, Lc | 19 October 2015, 18:23 | draft
Apakah Hewan Buas Termasuk Najis?
Tajun Nashr, Lc | 11 September 2015, 13:52 | draft
Cara mensucikan Kotoran yang Menempel di Sandal
Muhamad Amrozi | 14 October 2015, 13:56 | draft
Bolehkah Benda Najis Diperjual-belikan?
Faisal Reza Amaradja | 23 October 2015, 13:52 | draft
Najiskah Bangkai Hewan Dua Alam?
Muhammad Ajib Asy-Syafi'i, Lc | 12 October 2015, 13:53 | draft
Hukum Mengkhitan Bayi Perempuan
Isnawati | 11 May 2015, 10:00 | published
Anjing, Najiskah?
Muhammad Aqil Haidar | 16 October 2015, 13:53 | published
Berbedakah Najis Air Kencing Bayi Laki dan Perempuan?
Achadiah | 9 May 2015, 10:11 | published
Cairan Lembab Keluar Dari Kemaluan Wanita, Najiskah?
Siska | 15 May 2015, 01:00 | draft
Apakah Wanita Juga Mengalami Mimpi Basah?
Zuria Ulfi | 17 May 2015, 16:00 | published
Kotoran Cicak, Najiskah?
Muhamad Amrozi | 8 October 2015, 14:15 | draft
Cara Membersihkan Kotoran Cicak
Muhammad Aqil Haidar | 6 October 2015, 14:15 | draft
Bolehkah memanfaatkan barang najis atau yang terkena najis tanpa dibersihkan terlebih dulu
Muhammad Syarif Hidayatullah | 1 November 2015, 07:45 | draft